Thursday, April 5, 2012

Daun Remujung (Kumis Kucing) Sebagai Obat Biduran



Nama latin : Orthosiphon stamineus

Nama lokal : Remujung, Remuk jung, Kumis kucing, songot kucing, sesalaseyan.

Diskripsi tanaman : Tanaman herbal ini berbentuk semak, juga mudah ditemukan disekitar kita ditemukan. Adapun ciri-ciri tanaman herbal kumis kucing ini adalah Batang basah lurus seringkali seperti kayu, tingginya bisa mencapai 1,5 m. Tanaman ini bisa tumbuh hingga ketinggian 700 dpl. Dari bunganya keluar benang sari dan putik.

Daun : Berbentuk telur taji, tepi bergerigi tajam kasar dan tak beraturan, dan biasanya menggulung kebelakang. Tulang daun dan tangkai berwarna ungu dan berbintik halus, berasa asin dan sedikit pahit. Tepi dan tulang berbulu dan pendek juga putih.

Butir serbuk : berlubang 6 ( semacam saluran ). Pada permukaan terdapat pinggiran agak tinggi, berbentuk jala.

Kandungan zat dalam kumis kucing : Kalium, Saponin, minyak atsiri, zat samak, lemak dan glucosit orthosiphonin.

Tanaman herbal jenis ini (kumis kucing) juga termasuk tanaman yang memiliki banyak kandungan zat berkhasiat (sebagaimana tersebut diatas), sehingga bisa dimanfaatkan untuk pengobatan sebagai obat herbal. Adapun pemanfaatan untuk pengobatan adalah sebagai berikut :
untuk ramuan obat biduran
bahan :
10 helai daun remujung (kumis kucing)
1 sendok teh daun meniran
1/2 sendok teh kelembak (diparut)
cara membuat ramuan :
masukan semua bahan di atas ke dalam air sebanyak kurang lebih 3 gelas, lalu masak hingga mendidih. setelah masak angkat dan saring lalu dinginkan. minum ketika dingin, resep ramuan di atas dihabiskan sekaligus atau sekali minum. Begitu seterusnya selam 3 hari.
Selamat mencoba, semoga lekas sembuh

written by http://rita-beautifulplants.blogspot.com/

Obat Gabak Dari Daun Biduri

Daun Biduri (Calotropis gigantea) Familia: asclepiadaceae.
Tanaman ini banyak ditemukan di daerah bermusim kemarau panjang seperti padang rumput yang kering, lereng-lereng gunung yang rendah dan pantai berpasir. tanaman ini mempunyai bentuk tinggi 0.5-3 m, batang bulat, tebal, ranting muda, berambut tebal berwarna putih, daun tunggal , bertangkai pendek, letak berhadapan.
Tanaman ini dapat mengobati berbagai macam penyakit diantara nya sebagai berikut : Kulit akar biduri berkhasiat sebagai kolagoga, peluruh keringat, perangsang muntah, memacu kerja enzim pencernaan, peluruh kencing, obat gabak, sedangkan bunga nya berkhasiat tonik dan menambah bafsu makan, dan daunnya berkhasiat sebagai rubifasien.
Cara meramu daun biduri sebagai obat Gabak sebagai berikut :
Bahan :
sepotong kunyit (sepanjang jari kelingking)
1/2 genggam daun biduri
1/2 genggam daun asam mudah
2 sendok makan madu asli
cara meramunya :
cuci dan bersihkan bahan-bahan diatas, lalu tumbuh hingga halus kemudian tuangkan ke dalam 1 gelas air matang dan peraslah. kemudian di saring dan diminum sehari 2 kali sebanyak 1/2 gelas.
Selamat mencoba, semoga lekas sembuh

Written by http://rita-beautifulplants.blogspot.com/

Wednesday, April 4, 2012

Cara Tepat Mengkonsumsi Buah Rambutan

Buah rambutan

Rambutan adalah tanaman tropis yang tergolong ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindaceae, berasal dari daerah kepulauan di Asia Tenggara. Kata "rambutan" berasal dari bentuk buahnya yang mempunyai kulit menyerupai rambut. Rambutan banyak terdapat di daerah tropis seperti Afrika, Kamboja, Karibia , Amerika Tengah, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Sri Lanka.
Buah rambutan juga mempunyai kandungan nilai gizi yang sangat tinggi diantaranya :
1. Energi : 30 Kkal
2. Protein : 0.6 gram
3. Lemak : 0.1 gram
4. Karbohidrat : 6.7 gram
5. Serat : 1.7 gram
6. Kalsium : 14 mg
7. Fosfor :25 mg
8. Besi :0.5 mg
9. Tiamin :2 mg
10. Vit c : 125 mg
11. Air : 0.12 gram
Meskipun buah rambutan memiliki nilai gizi yang cukup tinggi tetapi kita tidak boleh mengkonsumsi buah ini secara berlebihan karena kurang baik untuk kesehatan misalnya karena berlebihan makan rambutan dapat merangsang dan melukai lambung. Mengapa seperti itu? karena buah rambutan mengandung asam organik dan materi jenis asam tanin dalam jumlah yang banyak serta mengandung jenis proteinase.
Namun jika mengkonsumsi buah rambutan secara tepat dapat menguntungkan bagi kesehatan tubuh. Mengkonsumsi buah rambutan yang tepat adalah ketika pagi hari sebelum sarapan atau sebelum makan, karena mengkonsumsi buah rambutan sebelum makan dapat melindungi kekebalan tubuh atau mengkonsumsi buah rambutan setelah makan atau sarapan sebaiknya dilakukan 2 jam atau 3 jam kemudian (setelah makan).